Minggu, 19 Januari 2020



Tidak diragukan lagi, saat ini sektor kesehatan mulai memasuki era disrupsi. Pasien kini dapat berkonsultasi dengan dokter melalui berbagai aplikasi seluler. Layanan perawatan di rumah, pemeriksaan laboratorium maupun pemesanan obat, juga dapat dilakukan melalui aplikasi seluler, terpadu dengan jasa transportasi daring. Jika sebelumnya pasien kesulitan mendapatkan informasi riwayat kunjungan di fasilitas kesehatan, tapi saat ini sebagai contoh, peserta program JKN (Jaminan Kesehatan Nasional) bisa mengakses informasi ini melalui aplikasi mobile JKN. 

Teknologi digital yang semakin maju sudah dimanfaatkan oleh fasilitas kesehatan untuk meningkatkan efektivitas, efisiensi, serta peningkatan mutu pelayanan. Sistem komputasi dari BPJS Kesehatan memungkinkan fasilitas kesehatan tingkat pertama merujuk pasien ke tingkat lanjut secara daring. 

Beberapa rumah sakit telah menerapkan sistem pendukung keputusan elektronik yang terpadu dalam suatu rekam medis elektronik untuk membantu dokter dalam membuat keputusan terapi secara lebih tepat sesuai pedoman klinis melalui peresepan elektronik.


Guru menjadi komponen penting dalam edukasi. Tapi akan lebih menarik ketika edukasi dijalankan dengan metode digital, karena dinilai mampu meningkatkan minat belajar seseorang .

Seperti diketahui, saat ini banyak orang yang bisa dibilang lebih akrab dengan ponselnya daripada edukasi kesehatan dirumah atau yang lain. Namun dari situ bisa terlihat kalau banyak orang sekarang sangat dekat teknologi. Oleh karenanya, pemanfaatan teknologi di bidang edukasi menjadi salah satu cara untuk meningkatkan kualitas pemmahaman kesehatan di Indonesia


kita puskesmas parengan memiliki satu cara untuk mengedukasi para pasien sambil menunggu antrian. televisi adalah cara yang praktis untuk mengedukasi pasien.


Senin, 17 Juni 2019

Idul fitri sudah lewat didepan mata, Semua umat muslim di dunia dan terkhusus di Indonesia selalu menyambut Idul Fitri dengan gegap gempita sebagai ungkapan rasa syukur karena berhasil melaksanakan ibadah puasa di bulan Ramadhan.
Salah satu tradisi khas muslim di Indonesia kemarin  dalam menyambut Idul Fitri adalah Halal bi halal. Suatu kebiasaan yang hanya ada di tanah air kita ini sebagai ungkapan untuk saling memaafkan atas kesalahan dan kehilafan yang dilakukan.

Halal Bi halal merupakan aktfitas seseorang untuk menyelesaikan masalah dengan saudaranya, meluruskan hubungan yang sempat terputus, serta melepaskan ikatan dosa dari saudaranya dengan jalan saling memaafkan.
Halal Bihalal juga mencairkan hubungan yang selama ini terkesan beku menjadi hubungan yang harmonis serta menyambung silaturahmi yang terputus. Inilah yang membuat orang perlu melakukan halal bi halal.
Ada beberapa hikmah pelajaran yang dapat kita ambil dari kegiatan halal bi halal, yaitu:

1. Sebagai pembersih dari segala kesalahan.
Biasanya halal bi halal ini dihadiri oleh banyak orang yang jarang bertemu dan saling tegur sapa.

Mereka bersalaman dan dengan ikhlas untuk saling memaafkan satu sama lain hingga hal ini dapat membersikan segala kesalahan diantara mereka.

2. Membersihkan hati dari rasa benci kepada sesama.
Dalam halal bi halal berkumpul berbagai jenis dan sifat seseorang, seperti ada yang berbisnis, pengusaha, pekerja kantoran dan lain-lain.
Terkadang hal ini ada perselisihan yang menimbulkan rasa sakit hati dan dendam diantara mereka.
Maka Dengan halal bi halal ini adalah kesempatan untuk saling maaf memaafkan hingga tidak ada lagi rasa sakit hati apalagi dendam diantara mereka.

3. Memupuk rasa kepedulian dan kebersamaan
terjalinnya silaturahmi dengan halal bi halal ()

Karena manusia sebagai mahluk sosial yang tidak lepas dari pergaulan dan kebersamaan. Hal itu dapat dibangun dengan sikap saling tolong menolong antara yang kaya dengan saudara yang miskin.
Halal bi Halal ini bermaksud mencari penyelesaian masalah guna mendapatkan suatu hubungan yang harmonis dengan cara saling memaafkan hingga terbinalah kebersemaan diantara mereka.

Selasa, 14 Mei 2019

Hasil gambar untuk kritik saran

Sejumlah puskesmas pasti selalu dipandang  kurang dalam memberikan pelayanan kesehatan bagi masyarakat. 

Keluhan lain antara lain, antrean panjang untuk mendapatkan rujukan ke rumah sakit, obat yang sring habis, tidak menyediakan dokter pengganti saat pasien banyak.
 Salah satu puskesmas yang dikeluhkan adalah Puskesmas di parengan sampai tahun 2019 ini parkiran yang tidak ada karena terbatas bangunan lama. namun berkat dukungan dari dinkes tuban tahun 2020-2021 kita akan relokasi pindah tempat.
namun selain itu pasti banyak juga kekurangan yang kita dapati dipuskesmas parengan jadi mohon kritik dan saranya untuk pembangunan puskesmas parengan leih baik lagi.
untuk menyampaikan kritik saran klik di sini

Recent Posts

Popular Posts

Blog Archive

KRITIK SARAN